Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang Repalianto mendukung penguatan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) melalui kegiatan supervisi dan konferensi kasus Batch 1. Upaya ini bertujuan memperkuat perlindungan anak, meningkatkan kualitas lingkungan pendidikan, serta mendorong kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan sekolah yang aman dan nyaman bagi peserta didik.
Wakil Bupati Ketapang Jamhuri Amir membuka Gelar Pengawasan Daerah dan Pemutakhiran Data Tindak Lanjut Hasil Pengawasan APIP Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi upaya mempercepat penyelesaian rekomendasi pemeriksaan, meningkatkan akuntabilitas perangkat daerah, serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan bertanggung jawab.
Wakil Bupati Ketapang Jamhuri memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026. Momentum nasional ini menjadi ajakan untuk memperkuat persatuan, menanamkan nasionalisme, serta mendorong generasi muda berperan aktif dalam pembangunan Kabupaten Ketapang dan Indonesia.
Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang Repalianto memimpin rapat koordinasi pembahasan pemindahan dan penataan lokasi kontainer sampah. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah, memudahkan akses masyarakat, serta menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan di Kabupaten Ketapang.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo memimpin rapat koordinasi darurat untuk membahas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), dampak kabut asap, serta kekeringan. Pemerintah daerah memperkuat koordinasi pemadaman, distribusi air bersih, layanan kesehatan gratis, dan perlindungan masyarakat dari paparan asap.
Sebanyak 300 personel BKO Polda Kalbar dikerahkan untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ketapang. Bupati Alexander Wilyo mengapresiasi dukungan tersebut dan berharap sinergi lintas instansi semakin optimal dalam mencegah serta mengatasi kebakaran, sekaligus membantu masyarakat menghadapi dampak kemarau panjang.
PONTIANAK, KORANKALBAR.COM — Gelombang demonstrasi mahasiswa di Kota Pontianak pada 20–23 Oktober 2026 menyoroti sejumlah persoalan di Kalimantan Barat, mulai dari penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), transparansi anggaran, pendidikan, hingga dugaan kekerasan terhadap peserta aksi.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo menyerahkan bantuan seragam sekolah dan perlengkapan alat tulis gratis kepada murid SD Negeri 01 Desa Suka Karya, Kecamatan Marau. Bantuan ini menjadi upaya pemerintah daerah untuk meringankan beban orang tua, memperluas akses pendidikan, serta mencegah anak putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo mengapresiasi tujuh desa yang berhasil mendeklarasikan Open Defecation Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat perilaku hidup bersih dan sehat, meningkatkan gizi ibu dan anak, serta mendorong pencegahan stunting di Kabupaten Ketapang.
Sekda Ketapang Repalianto mendampingi Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meninjau praktik kesiapsiagaan Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Kuala Tolak. Dalam kegiatan tersebut, MPA menerima bantuan satu set mesin pompa pemadam untuk mendukung penanganan dini kebakaran hutan dan lahan.
Sekda Ketapang Repalianto mengikuti rapat konsolidasi penanggulangan karhutla Kalimantan Barat yang dipimpin Menteri Kehutanan. Pertemuan tersebut membahas percepatan pemadaman, penambahan personel, dukungan water bombing, serta penguatan koordinasi lintas sektor, khususnya untuk menangani kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ketapang.
Wakil Bupati Ketapang Jamhuri Amir menghadiri Rakornas TPAKD 2026 di Jakarta yang membahas percepatan akses keuangan berkelanjutan. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum peluncuran Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan (DNKK) dan penyaluran pembiayaan senilai Rp53,15 triliun kepada lebih dari 2,1 juta debitur di Indonesia.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo meninjau progres pembangunan ruas jalan Pelang-Kepuluk dan Kepuluk-Batu Tajam. Peninjauan ini dilakukan untuk memantau pelaksanaan pekerjaan sekaligus mendorong peningkatan infrastruktur guna memperkuat konektivitas wilayah dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo membuka kegiatan dan menyerahkan bantuan digitalisasi pembelajaran Tahun 2026 di SD Negeri 10 Matan Hilir Selatan. Program ini diharapkan meningkatkan kualitas pembelajaran, kompetensi guru, serta pemerataan pendidikan untuk mencetak SDM Ketapang yang unggul dan berdaya saing.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo menerima audiensi Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan untuk membahas ketersediaan dan kelancaran distribusi BBM. Pertemuan tersebut juga membahas optimalisasi penyaluran, pengawasan distribusi, serta langkah penanganan antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kabupaten Ketapang.