Bupati Ketapang Hadiri Penutupan MTQ XXXIV Kalbar, Ketapang Sukses Raih Peringkat 6 dan Juara Mobil Hias

Bupati Alexander Wilyo menghadiri penutupan MTQ XXXIV Provinsi Kalbar di Kayong Utara. Selain berhasil mengamankan peringkat 6 besar secara keseluruhan, Kabupaten Ketapang juga sukses memboyong Juara I Pawai Ta'aruf Mobil Hias.
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., hadir langsung dalam seremoni penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara pada Sabtu (8/8/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bupati didampingi oleh Wakil Bupati Jamhuri Amir, S.H., Sekretaris Daerah, serta Ketua DPRD Kabupaten Ketapang.
Sebelum memasuki arena penutupan, Bupati beserta rombongan menyempatkan diri mengunjungi Stand Pameran Kabupaten Ketapang. Kehadiran pimpinan daerah ini mendapat sambutan hangat dari pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Ketapang serta warga masyarakat yang antusias bersalaman dan berfoto bersama.
Puncak Acara dan Motivasi Pembinaan Berkelanjutan
Rangkaian penutupan diawali dengan pertunjukan khas Tari Makan Sirih, sebelum akhirnya ditutup secara resmi oleh Staf Ahli Gubernur Kalbar Bidang SDM, Sefpre Kurniadi, S.STP. Sefpre mengapresiasi suksesnya gelaran MTQ XXXIV yang dinilai sangat meriah dan terorganisasi dengan baik. Ia juga menekankan pentingnya pembinaan generasi Qur’ani secara konsisten mulai dari tingkat desa hingga kabupaten.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum LPTQ Kalbar, Brigjen Pol (Purn.) Andi Musa, menginstruksikan para pemenang Juara I untuk segera mematangkan persiapan menghadapi MTQ Nasional XXXII yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 2027.
Deretan Prestasi Kafilah Ketapang
Dalam ajang keagamaan terbesar se-Kalimantan Barat ini, Kabupaten Ketapang berhasil mengamankan posisi peringkat keenam dari total 14 kabupaten/kota. Capaian ini melengkapi kesuksesan Ketapang di ajang pendukung, yaitu:
Juara I Pawai Ta’aruf Mobil Hias tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
Juara Harapan I Stand Pameran kebudayaan dan potensi daerah.
Selain mengukir prestasi syiar Islam, penyelenggaraan MTQ XXXIV di Kayong Utara ini terbukti memberikan dampak positif bagi perputaran ekonomi lokal, khususnya pada sektor UMKM, kuliner, penginapan, dan transportasi. Berakhirnya ajang ini diharapkan semakin memperkuat semangat pembinaan akhlak dan karakter generasi muda berlandaskan Al-Qur'an.

Tinggalkan Komentar