
Sekda Ketapang Pimpin Rakor Penataan Kontainer Sampah, Fokus pada Kebersihan Lingkungan
Koran Kalbar · 26 Oktober 2026
Berita kesehatan

Koran Kalbar · 26 Oktober 2026
Sekda Ketapang Repalianto mendampingi Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meninjau praktik kesiapsiagaan Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Kuala Tolak. Dalam kegiatan tersebut, MPA menerima bantuan satu set mesin pompa pemadam untuk mendukung penanganan dini kebakaran hutan dan lahan.
Sekda Ketapang Repalianto mengikuti rapat konsolidasi penanggulangan karhutla Kalimantan Barat yang dipimpin Menteri Kehutanan. Pertemuan tersebut membahas percepatan pemadaman, penambahan personel, dukungan water bombing, serta penguatan koordinasi lintas sektor, khususnya untuk menangani kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ketapang.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo menerima audiensi Cipayung Plus dan BEM se-Kabupaten Ketapang untuk membahas kelangkaan BBM, kabut asap akibat karhutla, dan keterbatasan air bersih. Pertemuan tersebut menjadi ruang penyampaian aspirasi serta penguatan koordinasi dalam mencari solusi atas persoalan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Ketapang dukung perlindungan dan jaminan sosial bagi kontingen PORPROV XIV Tahun 2026 melalui kerja sama KONI dengan BPJS Ketenagakerjaan. Bupati Alexander Wilyo sambut kerja sama ini untuk keselamatan atlet dan aparat olahraga.
KETAPANG — Kabut kembali terlihat menyelimuti kawasan perkotaan Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Sabtu (3/10/2026). Kondisi tersebut tampak dari suasana jalan utama yang terlihat berkabut dengan jarak pandang ke arah kejauhan yang berkurang.
Gubernur Kalbar Ria Norsan membuka pasar murah dan menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat Ketapang. Sebanyak 1.000 paket sembako dijual seharga Rp50.000 dari harga normal Rp130.000, sebagai upaya menekan inflasi di tengah dampak kekeringan dan karhutla.
Pemerintah Kabupaten Ketapang resmi mengoperasikan RS Pangeran Ratu Kusuma Anom di Sandai dengan layanan pemeriksaan hingga rawat inap gratis sampai Desember 2026. Kehadiran RS ini menjadi angin segar bagi masyarakat Sandai, Hulu Sungai, Simpang Dua, Laur, dan Tayap
KORANKALBAR.COM — Krisis kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar resmi memperpanjang status Tanggap Darurat Bencana Asap Akibat Karhutla, menyusul operasi pemadaman yang masih terus berlangsung di berbagai wilayah.
Pemerintah Kabupaten Ketapang resmi menaikkan status penanganan bencana menjadi Tanggap Darurat Kekeringan dan Karhutla usai 15 dari 20 kecamatan terdampak. Kualitas udara mencapai level sangat tidak sehat, sementara kasus ISPA melonjak hingga 803 kasus.
Pemerintah Kabupaten Ketapang menggencarkan penyaluran bantuan air bersih dengan kapasitas 8.000 liter per lokasi bagi masyarakat terdampak musim kemarau. Distribusi menyasar puluhan desa dan kelurahan yang dijadwalkan mulai 26 hingga 27 Agustus 2026.