
Polda Kalbar Tangani 68 Laporan Karhutla Perorangan dan 33 Korporasi
Koran Kalbar · 1 November 2026

Koran Kalbar · 1 November 2026
Sebanyak 300 personel BKO Polda Kalbar dikerahkan untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ketapang. Bupati Alexander Wilyo mengapresiasi dukungan tersebut dan berharap sinergi lintas instansi semakin optimal dalam mencegah serta mengatasi kebakaran, sekaligus membantu masyarakat menghadapi dampak kemarau panjang.
PONTIANAK, KORANKALBAR.COM — Gelombang demonstrasi mahasiswa di Kota Pontianak pada 20–23 Oktober 2026 menyoroti sejumlah persoalan di Kalimantan Barat, mulai dari penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), transparansi anggaran, pendidikan, hingga dugaan kekerasan terhadap peserta aksi.
Sekda Ketapang Repalianto mengikuti rapat konsolidasi penanggulangan karhutla Kalimantan Barat yang dipimpin Menteri Kehutanan. Pertemuan tersebut membahas percepatan pemadaman, penambahan personel, dukungan water bombing, serta penguatan koordinasi lintas sektor, khususnya untuk menangani kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ketapang.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo meminta penanganan antrean panjang dan persoalan ketersediaan BBM mengutamakan kepentingan masyarakat. Pemkab mendorong penindakan terhadap penyalahgunaan BBM, kepastian pasokan dari Pertamina, serta pemerataan distribusi ke SPBU dan Pertashop.
Pemkab Ketapang gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 dengan tema Pancasila Pemersatu Bangsa. Bupati Alexander Wilyo bertindak sebagai inspektur upacara dan menekankan persatuan serta nilai Pancasila.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo memimpin Rakor Penanganan Karhutla yang diikuti seluruh camat dan kepala desa secara daring. Di tengah kekeringan panjang selama 83 hari, Bupati menginstruksikan pengaktifan posko darurat serta larangan tegas membakar lahan maupun sampah.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo menerima audiensi silaturahmi Kapolres Ketapang yang baru. Pertemuan strategis ini difokuskan pada penguatan sinergi lintas sektoral, khususnya dalam upaya pencegahan dan penanganan terpadu Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Bupati Ketapang Alexander Wilyo menghadiri acara Kenal Pamit Kapolres Ketapang dari AKBP Muhammad Harris kepada AKBP Putra Pratama. Bupati berharap sinergi TNI-Polri dan Pemda terus terjaga demi menghadapi berbagai tantangan daerah, termasuk penanganan karhutla.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo bersama TNI dan Polri menghadirkan layanan pengolahan air bersih berteknologi Reverse Osmosis (RO) di Desa Sungai Bakau dan Kelurahan Muliakerta. Langkah ini menjadi solusi cepat mengatasi kekeringan sumur warga akibat kemarau panjang dan intrusi air laut.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni turun langsung ke Ketapang untuk meninjau penanganan karhutla yang telah berlangsung lebih dari dua bulan. Hasil Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) berhasil menurunkan titik api dari 85 menjadi 13 hotspot, meski lahan gambut masih menjadi tantangan utama pemadaman.
Pemerintah Kabupaten Ketapang resmi menaikkan status penanganan bencana menjadi Tanggap Darurat Kekeringan dan Karhutla usai 15 dari 20 kecamatan terdampak. Kualitas udara mencapai level sangat tidak sehat, sementara kasus ISPA melonjak hingga 803 kasus.
Di tengah hari libur akhir pekan, Bupati Ketapang Alexander Wilyo bersama Dandim 1203/Ketapang tetap memilih turun ke lokasi karhutla di Kuala Tolak. Kehadiran keduanya menjadi motivasi tersendiri bagi Satgas gabungan yang terus berjibaku memadamkan api tanpa mengenal waktu.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo meninjau langsung lokasi karhutla di kawasan Natai Belian, Kendawangan. Selain menyerahkan bantuan logistik bagi Satgas gabungan, Bupati mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar guna mencegah meluasnya titik api.