BREAKING NEWS

Evaluasi Pembangunan Triwulan II 2026, Bupati Ketapang Tekankan Kemajuan Nyata dan Peningkatan Pelayanan

Koran KalbarNasional👁 0
positif.jpg

Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, memimpin rapat Evaluasi Pembangunan Triwulan II 2026. Ia menegaskan pentingnya perubahan positif, kemajuan di segala sektor, serta peningkatan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan Pemkab Ketapang.

Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., bersama Wakil Bupati Jamhuri Amir, S.H., memimpin langsung Rapat Evaluasi Pembangunan Triwulan II Tahun 2026. Pertemuan strategis ini diselenggarakan di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Ketapang pada Selasa (18/8/2026).

Rapat ini tidak hanya difokuskan pada peninjauan capaian kinerja pemerintah selama triwulan kedua, tetapi juga sebagai langkah persiapan penting menjelang pelaksanaan Perubahan APBD Kabupaten Ketapang Tahun Anggaran 2026.

Filosofi 'Ketapang Maju dan Mandiri' Harus Nyata

Dalam arahannya, Bupati Alexander Wilyo dengan tegas menyampaikan bahwa evaluasi harus menjadi pijakan untuk menciptakan perubahan yang signifikan dan membawa dampak positif bagi masyarakat. Ia menginstruksikan seluruh jajaran Pemkab Ketapang untuk terus berinovasi dan tidak stagnan pada pencapaian saat ini.

"Saya ingin ada perubahan yang jauh lebih baik untuk Kabupaten Ketapang. Kita tidak boleh mundur!" tegas Alexander Wilyo.

Bupati mengingatkan kembali esensi dari filosofi pembangunan daerah. "Makna utama dari 'Ketapang Maju dan Mandiri' adalah kita harus terus berkemajuan di segala aspek. Kemajuan ini wajib tercermin, baik dalam kualitas kinerja birokrasi maupun manfaat langsung yang diterima masyarakat," paparnya.

Beliau juga menyoroti pentingnya menjaga tren positif pada indikator pembangunan daerah. Setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dituntut untuk berkontribusi maksimal dalam mencapai target yang telah ditetapkan.

Transparansi Kinerja OPD kepada Publik

Selain fokus pada pencapaian target, Bupati Ketapang juga menginstruksikan agar setiap OPD lebih proaktif dalam memublikasikan program dan hasil kerjanya. Publik berhak tahu bahwa pemerintah daerah hadir dan aktif bekerja melayani masyarakat.

"Saya minta semua kegiatan OPD diekspos ke publik. Masyarakat harus tahu bahwa jajaran Pemkab bekerja keras. Tunjukkan kinerja terbaik kalian, bahkan dalam hal-hal kecil sekalipun," instruksi Bupati. Ia juga mengingatkan agar seluruh aparatur menjaga citra baik daerah dan menghindari hal-hal yang dapat merusak nama baik "Tanah Kayong".

Kepuasan Masyarakat adalah Indikator Utama

Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, S.H., menekankan bahwa metrik keberhasilan pembangunan tidak boleh hanya diukur dari deretan angka statistik. Indikator yang paling esensial adalah tingkat kepuasan masyarakat.

"Keberhasilan daerah bukan sekadar bicara angka. Indeks utamanya adalah kepuasan masyarakat itu sendiri. Apakah mereka puas merasa dilayani? Apakah mereka puas bisa merasakan infrastruktur yang dibangun?" jelas Wabup Jamhuri.

Oleh karena itu, Wakil Bupati mendesak seluruh jajaran pemerintahan untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan standar pelayanan publik demi memastikan program pembangunan dirasakan manfaatnya hingga ke akar rumput.

Rapat evaluasi krusial ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D), Kepala Bagian, Kepala Seksi, dan seluruh jajaran strategis Pemkab Ketapang. Evaluasi Triwulan II ini diharapkan menjadi momentum pembenahan agar pelaksanaan APBD Perubahan 2026 berjalan lebih efektif dan terukur.

0 Komentar

Memuat komentar...

Tinggalkan Komentar