Lepas Kontingen Jambore Nasional XII, Bupati Ketapang Minta Pramuka Garuda Jadi Duta Budaya

Bupati Ketapang Alexander Wilyo melantik Pramuka Garuda sekaligus melepas kontingen Kwarcab Ketapang menuju Jambore Nasional XII 2026. Selain menjunjung nilai Dasadarma, kontingen diharapkan mampu memperkenalkan kekayaan seni budaya lokal di kancah nasional.
Prestasi generasi muda Kabupaten Ketapang kembali mengukir kebanggaan bagi daerah. Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., secara resmi melantik para Pramuka Garuda sekaligus melepas kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Ketapang yang akan bertolak mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Ketapang, Sabtu (18/7).
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa gelar Pramuka Garuda yang disematkan bukanlah sekadar simbol penghargaan semata, melainkan sebuah amanah besar. Predikat tertinggi dalam gerakan pramuka ini menuntut pemegangnya untuk konsisten menerapkan kedisiplinan tinggi, menjaga integritas, serta mengamalkan nilai-nilai luhur Trisatya dan Dasadarma dalam kehidupan sehari-hari.
Bupati Alexander Wilyo berharap, para Pramuka Garuda dapat tampil sebagai sosok teladan yang menginspirasi rekan sebaya, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat luas. Jiwa kepemimpinan, semangat pengabdian tanpa pamrih, serta kepekaan sosial yang telah tertanam diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Lebih lanjut, dalam pelepasan kontingen yang akan berlaga di ajang nasional tersebut, Bupati menitipkan pesan khusus agar para peserta senantiasa menjaga nama baik Kabupaten Ketapang. Ia meminta seluruh anggota kontingen untuk menjunjung tinggi sportivitas, menjaga kekompakan, serta menampilkan performa terbaik selama mengikuti rangkaian kegiatan Jamnas.
Menariknya, keikutsertaan kontingen Ketapang dalam Jambore Nasional XII 2026 ini bukan hanya sekadar ajang unjuk kemampuan kepramukaan, tetapi juga mengemban misi budaya. Para peserta dijadwalkan akan menampilkan kesenian khas daerah sebagai upaya diplomasi budaya, memperkenalkan kekayaan warisan lokal Tanah Kayong kepada ribuan peserta dari berbagai penjuru Indonesia.
Melalui kegiatan berskala nasional ini, Pemerintah Kabupaten Ketapang berharap para peserta dapat memetik pengalaman berharga, memperluas jejaring pertemanan antardaerah, sekaligus mengasah kapasitas kepemimpinan dan rasa nasionalisme.
Momentum pelepasan kontingen ini sekaligus menjadi pengingat bagi generasi muda Ketapang lainnya untuk terus berprestasi dan mengambil peran aktif dalam pembangunan daerah. Dengan bekal karakter kuat dan kecintaan terhadap budaya lokal, diharapkan lahir generasi penerus tangguh yang mampu mengharumkan nama Ketapang, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Tinggalkan Komentar