BREAKING NEWS

Pelantikan DPC HNSI Ketapang: Bupati Alexander Wilyo Dorong Ekosistem Perikanan Demi Kesejahteraan Nelayan

Koran KalbarDaerah👁 0
DPC HNSI.jpg

Bupati Ketapang Alexander Wilyo menghadiri pelantikan pengurus DPC HNSI Ketapang. Ia mengajak organisasi ini bersinergi dengan pemerintah untuk membangun ekosistem perikanan terintegrasi dan menuntaskan persoalan mendasar nelayan lokal.

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Ketapang masa bakti terbaru resmi dilantik oleh DPD HNSI Provinsi Kalimantan Barat. Agenda strategis bagi sektor kelautan ini dilangsungkan di Aula Pendopo Bupati Ketapang pada Sabtu (8/8/2026).

Hadir secara langsung, Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., memberikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus yang baru menerima amanah. Ia menaruh harapan besar agar HNSI mampu bertransformasi menjadi wadah yang responsif dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat pesisir.

Fokus pada Solusi dan Kebutuhan Nelayan

Dalam arahannya, Bupati menyoroti beberapa kendala krusial yang kerap membelenggu para nelayan di lapangan. Permasalahan tersebut antara lain rumitnya perizinan atau surat kapal yang kewenangannya berada di provinsi maupun pusat, minimnya pasokan es balok untuk mengawetkan ikan, hingga pemenuhan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN).

“Masalah-masalah ini sangat urgen karena bersinggungan langsung dengan nyawa operasional nelayan. Tanpa administrasi yang jelas dan BBM yang cukup, mustahil nelayan kita bisa melaut dengan tenang,” ungkap Alexander.

Sinergi Pemerintah Kawal Aspirasi Lintas Sektoral

Menyikapi berbagai kendala tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang menyatakan komitmen penuh untuk memfasilitasi keluhan masyarakat nelayan sesuai batas kewenangan daerah.

Bupati menegaskan, apabila akar persoalannya berada di luar kewenangan kabupaten, Pemkab siap "pasang badan" untuk menjembatani dan mengawal komunikasi ke instansi pemerintah provinsi maupun pusat.

“Jika ada hambatan di lapangan, jangan ragu untuk disampaikan. Mari kita duduk bersama, kita bedah letak kewenangannya di mana, lalu bersama-sama kita cari jalan keluarnya,” tegasnya.

Membangun Ekosistem Perikanan Terintegrasi

Bupati juga mengingatkan besarnya potensi bahari yang dimiliki Kabupaten Ketapang. Ia menggarisbawahi bahwa kekayaan laut yang melimpah ini tidak boleh dibiarkan mengalir begitu saja dan justru lebih banyak dinikmati oleh pihak luar daerah.

Untuk mengunci nilai ekonomi di dalam daerah, Alexander mendorong terciptanya ekosistem perikanan yang terintegrasi dan berkelanjutan dari hulu ke hilir. Konsep tata kelola ini harus mencakup kelancaran perizinan kapal, ketersediaan energi (BBM) dan es balok, fasilitas pendaratan tangkapan, hingga tahap pengolahan dan pemasaran (hilirisasi) produk perikanan.

Kolaborasi Menjaga "Rumah Besar" Ketapang

Menutup pidatonya, Bupati berharap DPC HNSI Ketapang bisa tampil sebagai mitra strategis yang proaktif dan konstruktif bagi pemerintah. Organisasi ini dituntut untuk membuka akses informasi seluas-luasnya, melindungi hak nelayan, dan menjalin sinergi harmonis demi mewujudkan keadilan pembangunan.

“Ketapang ini ibarat rumah besar milik kita bersama. Butuh kolaborasi seluruh pihak, termasuk HNSI, untuk memajukan daerah ini. Sekali lagi, selamat dan sukses kepada pengurus DPC HNSI Ketapang yang baru dilantik. Semoga senantiasa amanah dan menebar manfaat nyata bagi kesejahteraan nelayan,” pungkas Alexander Wilyo.

0 Komentar

Memuat komentar...

Tinggalkan Komentar