BREAKING NEWS

Peringatan HUT ke-81 RI di Ketapang: Momentum Perkuat Persatuan dan Apresiasi Pembangunan Desa

Koran KalbarDaerah👁 0
kokal1.jpg

Pemkab Ketapang menggelar upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang dipimpin oleh Bupati Alexander Wilyo. Selain seremoni pengibaran bendera, momen ini diwarnai dengan penyerahan remisi warga binaan, penghargaan desa berprestasi, hingga doa lintas agama untuk penanganan karhutla.

Suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Ketapang pada Senin (17/8/2026). Perayaan tahunan ini tidak sekadar seremoni formal, melainkan menjadi momentum krusial dalam merawat ingatan sejarah sekaligus memperkokoh persatuan warga Bumi Tanah Kayong.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., memimpin langsung jalannya pengibaran bendera Merah Putih. Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) bersama personel gabungan TNI dan Polri sukses menjalankan tugasnya dengan presisi tinggi di hadapan jajaran Forkopimda, ASN, pelajar, dan elemen masyarakat yang hadir.

Prosesi upacara berjalan sakral saat Bupati Ketapang memimpin pembacaan teks Pancasila. Selanjutnya, pembacaan Pembukaan UUD 1945 dilakukan oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Ketapang, sedangkan naskah Proklamasi Kemerdekaan dibacakan oleh Ketua DPRD Kabupaten Ketapang.

Dalam amanatnya, Bupati menyampaikan bahwa pemaknaan kemerdekaan di era modern tidak lagi mengangkat senjata, melainkan ditransformasikan ke dalam tindakan nyata seperti integritas, inovasi, dan kerja keras mengisi pembangunan. Bagi masyarakat Ketapang, nilai merdeka melekat erat pada tradisi gotong royong dan kerukunan antar-etnis yang dipelihara hingga ke tingkat desa.

Sebagai bentuk nyata bahwa kemerdekaan membawa dampak positif bagi semua kalangan, Pemerintah Kabupaten Ketapang menyerahkan Surat Keputusan (SK) Remisi bagi para narapidana dan anak binaan sebagai kesempatan kedua untuk memperbaiki diri.

Selain itu, Pemkab Ketapang juga memberikan penghargaan khusus kepada desa-desa yang dinilai berhasil mendorong inovasi dan pembangunan daerah:

  • Juara I (Tingkat Kabupaten & Provinsi): Desa Kalinilam, Kecamatan Delta Pawan.

  • Juara II: Desa Mekarjaya, Kecamatan Sei Melayu Rayak.

  • Juara III: Desa Baru, Kecamatan Benua Kayong.

  • Kategori Prestasi: Desa Rangkung, Kecamatan Marau.

Penghargaan ini diharapkan mampu menjadi pemicu semangat bagi desa-desa lain di Ketapang untuk terus mengoptimalkan potensi lokal secara mandiri dan berkeadilan.

Rangkaian upacara diakhiri dengan doa bersama lintas agama yang dipandu oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ketapang. Di tengah tantangan musim kemarau panjang, seluruh peserta memanjatkan doa khusyuk memohon keberkahan hujan guna mengakhiri kekeringan serta musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Doa khusus juga dipanjatkan bagi keselamatan para petugas gabungan dan relawan yang tengah berjuang memadamkan api di lapangan.

Peringatan HUT ke-81 RI di Ketapang ini menegaskan bahwa semangat kemerdekaan terus hidup melalui kepedulian sosial, ketangguhan menghadapi tantangan bencana, dan sinergi bersama untuk mewujudkan Ketapang yang semakin maju.


0 Komentar

Memuat komentar...

Tinggalkan Komentar