Persiapan Pembentukan BNNK Ketapang Dimatangkan, Benteng Baru Lindungi Generasi Muda dari Narkoba

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang bersama BNNP Kalimantan Barat mengintensifkan persiapan pembentukan BNNK Ketapang. Inisiatif ini merupakan wujud keseriusan Bupati Alexander Wilyo dalam memberantas peredaran narkotika dan melindungi masa depan generasi penerus.
Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang untuk memberantas peredaran gelap narkotika di wilayahnya semakin nyata. Bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Barat, Pemkab kini tengah mematangkan segala persiapan untuk mendirikan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Ketapang.
Langkah strategis ini dibahas secara mendalam dalam sebuah pertemuan yang dipimpin langsung oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., dan Kepala BNNP Kalbar, Brigjen Pol. Totok Lisdiarto, di Ruang Kerja Bupati pada Selasa (11/8/2026).
Pertemuan krusial ini turut dihadiri jajaran penting dari kedua belah pihak, termasuk Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Kalbar, Kepala BNN Kabupaten Kubu Raya, Asisten Administrasi Umum Ketapang, serta Kepala Bagian Organisasi Setda Ketapang.
Verifikasi Kelayakan dan Komitmen Pemkab Ketapang
Fokus utama audiensi ini tidak hanya sebatas koordinasi birokrasi, tetapi juga meninjau langsung kelengkapan syarat pembentukan BNNK. Aspek yang dievaluasi meliputi kelengkapan administrasi, kesiapan kelembagaan, infrastruktur pendukung, hingga jaminan operasional dari pemerintah daerah. Tim BNNP Kalbar bahkan turun langsung melakukan inspeksi lapangan terhadap fasilitas yang telah disiapkan oleh Pemkab Ketapang.
Bupati Alexander Wilyo menegaskan bahwa seluruh persiapan ini adalah bukti konkret keseriusan pemerintah dalam membentengi masyarakat dari bahaya narkoba.
"Melindungi anak-anak dan generasi penerus kita adalah prioritas absolut. Berdirinya BNNK di Ketapang kelak adalah bukti nyata keberpihakan negara terhadap keselamatan warganya. Kami akan mengawal seluruh proses ini hingga tuntas, karena ini adalah investasi kemanusiaan demi masa depan Ketapang," tegas Alexander Wilyo.
Menuju Ketapang BERSINAR (Bersih dari Narkoba)
Kepala BNNP Kalbar, Brigjen Pol. Totok Lisdiarto, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi Pemkab Ketapang. Kesiapan fasilitas dan administrasi yang ditunjukkan dinilai sangat vital dalam melancarkan proses perizinan kelembagaan yang kini sedang bergulir di BNN RI dan Kementerian PANRB.
Jika BNNK Ketapang resmi beroperasi, masyarakat akan memiliki akses yang jauh lebih mudah terhadap layanan rehabilitasi, edukasi, dan pencegahan penyalahgunaan narkoba. Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dapat dieksekusi lebih masif hingga ke tingkat desa dan sekolah.
Lebih dari sekadar instansi pemerintah, BNNK Ketapang diproyeksikan menjadi katalisator sinergi antara kepolisian, aparat hukum, lembaga pendidikan, dan tokoh masyarakat. Dengan kolaborasi lintas sektor yang kuat, cita-cita mewujudkan Ketapang BERSINAR (Bersih dari Narkoba) diharapkan dapat segera tercapai demi melahirkan generasi muda yang sehat, produktif, dan berkarakter kuat.

Tinggalkan Komentar