BREAKING NEWS

Bahas Kerja Sama dengan Solidaridad Network, Sekda Ketapang Dorong Pengelolaan Bentang Alam Berkelanjutan

Koran KalbarDaerah๐Ÿ‘ 0
PEMKAB KETAPANG DAN SOLIDARIDAD.jpg

Pemkab Ketapang menjajaki kerja sama dengan Yayasan Solidaridad Network Indonesia terkait kajian dan promosi bentang alam berkelanjutan. Sekda Repalianto menegaskan bahwa kolaborasi ini harus tetap berada dalam koridor hukum demi memberikan manfaat optimal bagi daerah.

Pemerintah Kabupaten Ketapang menjajaki peluang kerja sama strategis dengan Yayasan Solidaridad Network Indonesia terkait kajian, pengembangan, dan promosi potensi bentang alam berkelanjutan di wilayah Ketapang.

Pembahasan draft kesepakatan bersama ini berlangsung secara daring dan diikuti langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Repalianto, S.Sos., M.Si., dari Ruang Vicon Basement Setda Ketapang, Rabu (23/9/2026).

Dalam forum tersebut, kedua belah pihak membahas secara mendalam substansi kesepakatan yang akan menjadi landasan hukum kolaborasi ke depan, khususnya dalam upaya optimalisasi potensi sumber daya alam daerah.

Optimalisasi Potensi Daerah Melalui Kolaborasi

Sekda Repalianto menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah penting untuk memastikan pengelolaan potensi alam Ketapang dapat berjalan lebih optimal dan berdampak nyata bagi masyarakat.

"Kerja sama ini merupakan salah satu upaya untuk mengelola potensi yang ada di Kabupaten Ketapang. Potensi yang kita miliki tidak akan memberikan manfaat secara optimal kalau tidak dikelola dengan baik," ujarnya.

Ia menekankan bahwa keterbatasan sumber daya pemerintah daerah membuat keterlibatan mitra strategis seperti Solidaridad Network menjadi krusial dalam pengelolaan kekayaan alam secara menyeluruh.

"Kita tidak bisa mengelola dan memanfaatkan sumber daya alam yang ada di Ketapang ini sendiri tanpa ada keterlibatan pihak lain," katanya.

Kepatuhan Regulasi Jadi Prioritas Utama

Meski membuka ruang kolaborasi yang luas, Sekda menegaskan bahwa aspek kepatuhan hukum tetap menjadi harga mati dalam setiap kesepakatan kerja sama yang dijalin. Ia meminta agar seluruh proses kerja sama tidak keluar dari koridor peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Apapun bentuk kerja sama kita, saya hanya inginkan harus sesuai koridor aturan yang berlaku. Jangan sampai ada kesepakatan kita yang melanggar aturan," tegasnya.

Harapan Dampak Positif bagi Daerah

Lebih lanjut, Sekda menyampaikan optimismenya bahwa sinergi dengan Yayasan Solidaridad Network Indonesia akan membawa dampak positif bagi kemajuan Kabupaten Ketapang, khususnya dalam mendukung pengembangan dan promosi bentang alam yang berkelanjutan.

"Kami yakin bahwa kerja sama ini akan membawa perbaikan atau paling tidak dalam bahasa sederhana, ini bisa menguntungkan Pemerintah Kabupaten Ketapang," ujarnya.

Menutup pernyataannya, Sekda menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pengurus Yayasan Solidaridad Network Indonesia yang telah menunjukkan komitmen mendukung pembangunan di Bumi Tanah Kayong.

Pembahasan draft kesepakatan ini menjadi tonggak awal terjalinnya kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah daerah dan mitra pembangunan dalam mewujudkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di Kabupaten Ketapang.

0 Komentar

Memuat komentar...

Tinggalkan Komentar