Bupati Ketapang Ajak Masyarakat Cintai Produk UMKM Lokal

Bupati Ketapang Alexander Wilyo menutup rangkaian Festival UMKM dan Festival Kreativitas Pemuda 2026 yang disambut antusias masyarakat. Bupati mendorong integrasi kedua event ini di masa depan sekaligus mengajak warga mencintai produk lokal seperti amplang dan batik khas Ketapang.
Rangkaian Festival UMKM Ketapang yang dipadukan dengan Festival Kreativitas Pemuda Tahun 2026 resmi berakhir. Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., menutup langsung kedua kegiatan tersebut pada Rabu malam, di tengah antusiasme tinggi masyarakat dan pemuda Kabupaten Ketapang.
Dalam sambutan penutupannya, Bupati menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan acara. Ia menilai, tingginya animo masyarakat menjadi indikator kuat bahwa potensi UMKM dan kreativitas pemuda memiliki tempat istimewa di hati warga Bumi Tanah Kayong.
Dorong Integrasi Kegiatan di Masa Depan
Melihat kesuksesan tahun ini, Bupati menyampaikan visi ke depan agar pelaksanaan kedua festival dapat lebih terintegrasi dan solid.
“Kedepan, kegiatan seperti ini akan kita dorong untuk semakin terintegrasi dan berkolaborasi. Festival UMKM dan Festival Kreativitas Pemuda dapat kita gabungkan sehingga pelaksanaannya lebih kuat, terarah, dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ujar Alexander Wilyo.
Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Ketapang untuk terus mendukung kemajuan UMKM melalui berbagai kebijakan pro-ekonomi lokal. Menurutnya, kemajuan sektor UMKM membutuhkan kolaborasi multi-pihak, mulai dari pemerintah, perbankan, dunia pendidikan, hingga komunitas masyarakat.
Ajakan Cintai Produk Unggulan Lokal
Bupati secara khusus mengajak seluruh masyarakat untuk semakin bangga menggunakan produk buatan daerah sendiri. Ketapang, menurutnya, memiliki kekayaan produk unggulan yang layak untuk terus dipromosikan.
“Yang tidak kalah penting, mari kita cintai dan gunakan produk lokal. Ketapang memiliki banyak produk unggulan, bukan hanya amplang, tetapi juga batik khas Ketapang dan berbagai produk kreatif lainnya,” katanya.
Terkait evaluasi teknis, Bupati berharap penyelenggaraan festival pada tahun mendatang dapat lebih matang, baik dari sisi manajemen waktu maupun penataan kegiatan agar kualitas acara semakin meningkat.
Komitmen Dukung Kreativitas Pemuda
Di hadapan peserta muda, Bupati menegaskan bahwa keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi tidak akan menyurutkan dukungan pemerintah terhadap pengembangan bakat generasi muda.
“Pemuda adalah harapan daerah dan harapan bangsa. Karena itu, kegiatan yang bertujuan mengembangkan kreativitas dan potensi pemuda akan tetap kita dukung,” tegasnya.
Imbauan Kesehatan di Tengah Kabut Asap
Selain membahas UMKM, Bupati turut menyisipkan pesan kewaspadaan kesehatan terkait kondisi kabut asap akibat karhutla yang masih melanda sejumlah wilayah. Masyarakat diimbau untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan menghindari wilayah yang berpotensi bahaya akibat kebakaran lahan.
Sebagai penanda resmi berakhirnya seluruh rangkaian acara, Bupati Alexander Wilyo melakukan pemukulan gong yang disambut meriah oleh para pengunjung. Ia berharap, semangat yang tumbuh dari festival ini mampu mendorong UMKM Ketapang semakin naik kelas dan generasi muda semakin inovatif dalam membangun daerah.

Tinggalkan Komentar