Menjelang peringatan HUT ke-81 RI, Bupati Ketapang Alexander Wilyo resmi mengukuhkan 27 anggota Paskibraka Tahun 2026. Momentum ini menjadi wujud penanaman nilai pendidikan karakter, kedisiplinan, dan cinta Tanah Air bagi generasi muda.
Menjelang peringatan HUT ke-81 RI, Bupati Ketapang Alexander Wilyo bersama Wakil Bupati dan unsur Prokopim menghadiri Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Makam Pahlawan. Momen sakral ini menjadi ajang refleksi untuk meneladani jasa pejuang dalam memajukan daerah.
Pemkab Ketapang menggelar upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang dipimpin oleh Bupati Alexander Wilyo. Selain seremoni pengibaran bendera, momen ini diwarnai dengan penyerahan remisi warga binaan, penghargaan desa berprestasi, hingga doa lintas agama untuk penanganan karhutla.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo menghadiri Rapat Paripurna DPRD dengan agenda pendapat akhir fraksi terkait Raperda Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2025. Seluruh fraksi sepakat menyetujui raperda tersebut sebagai wujud tata kelola pemerintahan yang akuntabel.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo meresmikan PSBM Manis Mata 2026 sekaligus mengukuhkan pengurus MABM dari empat kecamatan. Selain menjaga kelestarian budaya Melayu, ia menegaskan percepatan pembangunan di wilayah perbatasan.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo menghadiri pelantikan pengurus DPC HNSI Ketapang. Ia mengajak organisasi ini bersinergi dengan pemerintah untuk membangun ekosistem perikanan terintegrasi dan menuntaskan persoalan mendasar nelayan lokal.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo menghadiri peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 di Balai Sungai Kedang. Beliau mengajak seluruh elemen bersinergi mewujudkan Ketapang sebagai Kabupaten Layak Anak menuju Indonesia Emas 2045.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo mengikuti Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi II DPR RI membahas sengketa lahan antara warga Desa Teluk Bayur dengan PT Prakarsa Tani Sejati. DPR RI merekomendasikan pengaktifan GTRA dan percepatan status clean and clear lahan hingga akhir 2026.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo melantik Pramuka Garuda sekaligus melepas kontingen Kwarcab Ketapang menuju Jambore Nasional XII 2026. Selain menjunjung nilai Dasadarma, kontingen diharapkan mampu memperkenalkan kekayaan seni budaya lokal di kancah nasional.